Thursday, May 18, 2006

Qiyamullail dan Tahajud

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kita semua.
Memang benar bahwa tahajjud adalah salat sunah di malam hari yang dilakukan sesudah tidur (Ahkâm al-Quran karya al-Jashshash). Abu Bakar ibn al-Arabi bahkan mengatakan bahwa tahajjud memiliki tiga makna:
(1) Tidur lalu salat lalu tidur lalu salat;
(2) salat sehabis tidur;
(3) salat sesudah salat isya. Setelah itu ia mengatakan bahwa makna pertama itulah yang dipahami oleh para tabiin di mana menurut Nabi tidur kemudian salat lalu tidur dan salat.

Sementara, qiyamullail sebuah istilah yang ditujukan pada ibadah salat serta kadangkala pula ditujukan untuk semua ibadah dan ketaatan. Entah itu tilawah, tasbih atau yang lainnya. Ia juga bisa dikerjakan sebelum tidur atau sesudah tidur.
Dengan demikian, perbedaan antara qiyamullail dan tahajjud adalah:
1. Dari waktu pelaksanaan: jika qiyamullail bisa dilakukan sesudah tidur atau sebelum tidur. Sementara, tahajjud dilakukan sesudah tidur.
2. Dari bentuk ibadah. Jika tahajjud berupa salat saja. Sementara, qiyamullail bisa berupa salat atau amal ketaatan lainnya.

Adapun mana di antara keduanya yang lebih utama, maka yang lebih utama adalah yang dikerjakan dengan ikhlas, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan kita.

Wallahu a’lam bi al-shawab
Wassalamu alaikum wr.wb.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home